Terkadang banyak orang menganggap kalau UN itu menakutkan, menegangkan, mendebarkan, takut tidak lulus atau apalah bahasanya. Tapi jangan sampai segitunya lah. Memang benar sih boleh-boleh saja begitu, tapi mbok yao jangan terlalu difikirkan dong, nanti jadi beban fikiran dan akhirnya stres. Hadapi aja semuanya dengan rilex, santai, PD, dan yg paling terpenting jangan sekali-kali menyontek/minta jawaban punya teman.PD aja kalau kita pasti bisa ngerjain sendiri walaupun nilainya tidak memuaskan tapi kan hasil jerih payah sendiri, berfikir dengan otak kita sendiri, itu kan melatih diri kita untuk menjadi orang jujur. Dari rumahkan sudah belajar dengan sungguh2 dan mempersiapkannya, bahkan terkadang ibu kita rela berpuasa lho hanya untuk anaknya. "Ya Allah,. berilah kemudahan pada putra-putriku, jadikanlah mereka anak soleh-solihah,. mendapat ilmu yang manfaat dunia akhirat,.. bisa lulus sekolah,. biar tidak menjadi orang yang tidak berpendidikan "
Dia berdo'a dengan sepenuh hati meminta kepada Allah hanya untuk siapa? Hanya untuk kita, anaknya. Sungguh luar biasa bukan pengorbanan seorang ibu. Nah, pernah nggak kalian berfikir untuk memifirkan kedua orangtuamu yg telah bekerja keras banting tulang, hanya untuk siapa? Hanya untuk kita lagi seorang anak yg sangat beliau cintai agar bisa tetap terus sekolah dan berharap kelak menjadi orang yg sukses dan menjadi anak yg berbakti kepada kedua orangtua.Tapi kenapa, terkadang kita membuat mereka menjadi sedih akan tingkah laku yg kita perbuat baik dirumah atau disekolah. Terkadang kita juga membuat kecewa orangtua yg sangat menyayangi kita dengan sepenuh hati. Semoga kita semua lulus dengan nilai yg memuaskan agar kedua orangtua kita bangga pada kita. Amin
=>Tulizan ini aku tulis bukan hanya sekedar tulisan, tapi ada makna yg tersirat didalam tulisan ini.Jangan diabaikan, karena kalau cuma menganggap ini tulisan biasa anda kelak akan sangat menyesal<=
by Luluk Aeregaz
Dia berdo'a dengan sepenuh hati meminta kepada Allah hanya untuk siapa? Hanya untuk kita, anaknya. Sungguh luar biasa bukan pengorbanan seorang ibu. Nah, pernah nggak kalian berfikir untuk memifirkan kedua orangtuamu yg telah bekerja keras banting tulang, hanya untuk siapa? Hanya untuk kita lagi seorang anak yg sangat beliau cintai agar bisa tetap terus sekolah dan berharap kelak menjadi orang yg sukses dan menjadi anak yg berbakti kepada kedua orangtua.Tapi kenapa, terkadang kita membuat mereka menjadi sedih akan tingkah laku yg kita perbuat baik dirumah atau disekolah. Terkadang kita juga membuat kecewa orangtua yg sangat menyayangi kita dengan sepenuh hati. Semoga kita semua lulus dengan nilai yg memuaskan agar kedua orangtua kita bangga pada kita. Amin
=>Tulizan ini aku tulis bukan hanya sekedar tulisan, tapi ada makna yg tersirat didalam tulisan ini.Jangan diabaikan, karena kalau cuma menganggap ini tulisan biasa anda kelak akan sangat menyesal<=
by Luluk Aeregaz

No comments:
Post a Comment