![]() |
| google.com |
Anugrah yang kita terima dari Tuhan selalu lebih banyak daripada apa yang kita minta.Terima kasih yang kita perlihatkan tak pernah melebihi do'a yang kita ucapkan.Kita sering tak menghiraukan Tuhan,padahal Tuhan selalu memperhatikan kita. Kedurhakaan manusia telah merajalela.Bencana telah melanda,melebihi bencana2 yang pernah menimpa umat manusia dibumi sekalipun.Dimana bencana ini akan membawa korbannya menuju husnul khotimah. Nah,shobat taris semuanya! Sedikit peringatan/tausiah tadi pasti sedikit bikin hati kita merinding.Semua kalimat diatas lebih banyak betulnya daripada salahnya bukan.Setiap manusia pasti menginginkan kenikmatan hidup yang kekal didunia dan kenikmatan diakhirat.Dalam shalat kita terpejam,memohon perkenaannya agar Allah swt memasukkan kita kedalam golongan orang yang memperoleh dunia dan akhirat.
Setiap orang yang beriman,pastinya selalu ada rasa kekurangan dalam dirinya berhubungan dengan Tuhannya,betul nggak? Betul lho....coba aja!! Kita sering banget lupa berdo'a.Mungkin terburu buru dengan makan,main,jajan,tidur,nonton tv,sms-an,fb-an,dll.Tapi Allah masih memberi hati kepada kita.Buat sesama manusia aja,kita sering nggak ngasih.MASYAALLAH!!! Allah masih juga memberi.Rasa malu memang tidak lagi menghinggapi diri kita. Bekal untuk melakukan segala perbaikan diri ini hanyalah dengan ke-DEWASA-an!! Dewasa? Apaan tuh?! Dewasa adalah mampu meletakkan sesuatu yang pada tempatnya.Tapi dalam hal ini bukan ngeletakkin barang lho ya,......!? Tapi perasaan,akal,jiwa dan fikiran. Allah memberikan segala cobaan kepada manusia.Tsunami yang terjadi dikota Serambi Mekkah(Aceh) sudah tak asing lagi bagi kita.Atau peperangan yang terjadi di Palestina.Benarkah mereka bukan orang dewasa,? sehingga mampu menciptakan adzab bagi mereka sendiri.Mungkin,Allah murka dengan segala kelakuan makhluk-Nya.Dan juga,sengaja menciptakan manusia2 yang berfikir keruh untuk mengadu domba sendiri kelakuan bangsatnya.Jatuhkan bom,DUARRR DERR DUOORRR.....!!!!
Allahu Akbar!!!! Mereka telah menganggap diri mereka mati syahid.Benar2 kacau,!. Dalam kondisi itu mereka malah merasa bahwa yang mereka lakukan adalah benar.Sedangkan mereka tak berfikir sedikitpun orang diluar berkata, "orang islam lagi,orang islam lagi,....kemana hati nurani mereka?". Dimana umat islam dan imannya bertinggal padahal maksiat semakin merajalela didepan mata? waow keren. Pada saat itu pula....ada kesia-siaan dan penipuan terberar dalam diriku.Manusia selal diberi lebih dari apa yang dia mau.Namun Allah menciptakan suatu sifat kepada manusia,yaitu keluh kesah.Allah memelihara manusia bukan hanya dengan kegembiraan saja lho,tapi juga dengan kesedihan.Hanya saja,kita terkadang memandang suatu penderitaan selalu berkaitan dengan hidup hampa.Cek ileh kayak lagu ungu aja "hampa hatiku" hehehe.Kita tak lagi memandang esok dengan semangat dan indah. Shobat Taris,.....kedewasaan tuh turut ada dalam perjalanan hidup kita (kayak rekreasi aja perjalanan).Ingatkan bahwa survival is the best,alias yang paling baik yang bertahan.Nah kan,persaingan semakin ketat.Tanpa kedewasaan,kita tak mampu berkutik (kayak ikan).Buat siswa seperti kita semua,ada lho prinsip ok yang bisa kita pegang sampai kita benar2 mengamalkannya yaitu menuju insan berakhlakul karimah.Segala sesuatu yang kita perbuat,ucapan,amalan,hanyalah karena Allah.Namun,setiap manusia mempunyai keterbatasan.Kita juga harus menyadarinya dong!! kalaupun bodoh....ya jangan ngowoh,hahaha hati2 ngiler.Sama yang pinter juga jangan minder.yang malas usahalah!!! Jangan putus asalah,keluh kesahlah,dan selalu memandang dunia dengan kegelapan,waow seperti tanpa ada listrik deh,..! Atau,....kiamat sekalian aja ya??? eits jangan dong,kita kan juga masih ingin hidup lebih lama.Pokok'e ndak ada semangat blas.Hidup degan,upps maaf salah.Hidup segan,mati enggan.Mau bunuh diri takut dosa.Hidup,nggak tahu caranya.MASYAALLAH,tragis betul kan? betul betul betul. Dan satu lagi kuncinya.BELAJAR!!! Belajar bukan hanya ketika belajar,tetapibelajar justru ketika berbuat.Ya kan? Always remember!! Inna ma'al 'usriyusroo.Sesungguhnya dibalik kesulitan pasti ada kemudahan (itu kata guru saya).Semua butuh waktu dan proses.Pak KEPSEK Taris selalu bilang,"Belajar,Berjuang,dan Bertaqwa".So,nggak ada alasan buat kita untuk putus asa. Dan,.......hanya kepada-Nya lah kita meminta.Kepada Dia,....sang pemilik jiwa yang tak tahu kapan kita akan kembali pada-Nya......sang pemilik cinta yang buat kita berkelimpungan karena-Nya.......yang memiliki semuanya......yang buat kita terlena akan gemerlapnya didunia.......dan jangan sampai nantinya kita menyesalpun hingga raga dan tubuh kita tenggelam dalam tanah untuk selama-lamanya.Wassalam.
by : aeregaz

No comments:
Post a Comment